Jumat, 16 November 2012

KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI

SALAH SATU PRINSIP AKUNTANSI YANG DIKENAL ADALAH KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI. APA YANG TELAH ANDA PELAJARI PADA BAGIAN INI ADALAH SUATU PROSES YANG BERAKHIR PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEBUAH PERUSAHAAN. KERANGKA KONSEPTUAL (CONSEPTUAL FRAMEWORK) MERUPAKAN SISTEM KOHEREN YANG BERISI TUJUAN-TUJUAN DAN DASAR-DASAR YANG SALING BERKAITAN YANG DAPAT MENGACU PADA STANDAR YANG KONSISTEN. PROFESI AKUNTAN TELAH MENETAPKAN SEPERANGKAT STANDAR DAN PERATURAN YANG DIAKUI SEBAGI PANDUAN UMUM UNTUK PELPORAN KEUANGAN. SEPERANGKAT STANDAR YANG DIAKUI INI DISEBUT PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM (GENERALLY ACCEPTED ACCOUNTING PRINCIPLES-GAAP).  DI INDONESIA DIKENAL DENGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN-PSAK. "BERLAKU UMUM" BERARTI PRINSIP-PRINSIP INI HARUS MEMILIKI DUKUNGAN OTORITAS YANG KUAT. DUKUNGAN TERSEBUT BIASANYA DATANG DARI DUA BADAN PEMBUAT STANDAR: FINANCIAL ACCOUNTING STANDARD BOARD-FASB & SECURITIES AND EXCHANGE COMMISSION-SEC (BADAN PENGAWAS PASAR MODAL). 
KERANGKA KONSEPTUAL FASB MENCAKUP 4 BAGIAN:

1. TUJUAN-TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN.
2. KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK KUALITATIF INFORMASI KEUANGAN.
3. ELEMEN-ELEMEN LAPORAN KEUANGAN
4. PANDUAN-PANDUAN PENGOPERASIAN (ASUMSI, PRINSIP, DAN KENDALA)
BERIKUT AKAN DIBAHAS SATU PERSATU.

A. TUJUAN-TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN
 FASB MULAI BEKERJA DENGAN KERANGKA KONSEPTUAL DENGAN MELIHAT PADA TUJUAN-TUJUAN DASAR DARI PELPORAN KEUANGAN. MENENTUKAN TUJUAN-TUJUAN INI MEMERLUKAN JAWABAN ATAS BEBERAPA PERTANYAAN DASAR SEPERTI: SIAPA YANG MENGGUNAKAN LAPORAN KEUANGAN? MENGAPA? INFORMASI APA SAJA YANG MEREKA BUTUHKAN? SEBERAPA MENGERTIKAH MEREKA PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN MENGENAI BISNIS DAN AKUNTANSI? BAGAIMANA SEHARUSNYA INFORMASI KEUNGAN DILAPORKAN SEHINGGA DAPAT DIMENGERTI SEBAIK MUNGKIN?
UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN-PERTANYAAN TERSEBUT , FASB MENYIMPULKAN BAHWA TUJUAN -TUJUAN DARI PELPORAN KEUANGAN ADALAH MENYEDIAKAN INFORMASI YANG:
  • BERGUNA BAGI MEREKA YANG MEMBUAT KEPUTUSAN INVESTASI DAN KREDIT.
  • MEMBANTU DALAM MEMPERKIRAKAN ARUS KAS DI MASA DEPAN.
  • MENGIDENTIFIKASI SUMBER DAYA EKONOMIS (ASET), KLAIM ATAS SUMBER DAYA TERSEBUT (KEWAJIBAN), SERTA PERUBAHAN PADA SUMBER DAYA DAN KLAIM TERSEBUT.
B. KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK KUALITATIF INFORMASI AKUNTANSI
BAGAIMANA SEBUAH PERUSAHAAN SEPERTI MICROSOFT MEMUTUSKAN JUMLAH INFORMASI KEUANGAN YANG AKAN DIUNGKAPKAN? DALAM FORMAT APA SEHARUSNYA INFORMASI KEUANGAN DISAJIKAN? BAGAIMANA SEHARUSNYA ASET, KEWAJIBAN, PENDAPATAN, DAN BEBANYA DIUKUR? FASB MENYIMPULKAN BAHWA KRITERIA-KRITERIA YANG MENGUASAI UNTUK PILIHAN AKUNTANSI TERSEBUT ADALAH KEGUNAAN INFORMASI. PRAKTI AKUNTANSI YANG DIPILIH SEHARUSNYA ADALAH PRAKTIK YANG MEMBERIKAN INFORMASI KEUANGAN YANG BERGUNA PALING BANYAK UNTUK MEMBUAT SEBUAH KEPUTUSAN. UNTUK MENJADI BERGUNA, INFORMASI HARUS MEMILIKI KARAKTERISTIK   KUALITATIF INFORMASI YAITU:
  • RELEVANSI
  • DAPAT DIANDALKAN
  • DAPAT DIBANDINGKAN
  • KONSISTENSI
RELEVANSI
INFORMASI AKUNTANSI MEMILIKI RELEVANSI (RELEVANCE). JIKA DAPAR MEMBUAT PERBEDAAN DALAM SEBUAH KEPUTUSAN. INFORMASI YAN RELEVAN MEMILIKI NILAI PREDIKTIF ATAU NILAI UMPAN BALIK MAUPUN KEDUANYA. NILAI PREDIKTIF MEMBANTU PENGGUNA MERAMALKAN KEJADIAN-KEJADIAN di masa depan.
SELAIN ITU INFORMASI AKUNTANSI MEMILIKI RELEVANSI JIKA DIANGGAP TEPAT WAKTU (TIMELY). INFORMASI TERSEBUT HARUS TERSEDIA BAGI PEMBUAT KEPUTUSAN SEBELUM IA KEHILANGAN KEMAMPUANYA UNTUK MEMPENGARUHI KEPUTUSAN.

DAPAT DIANDALKAN
KEANDALAN ATAU REABILITAS  INFORMASI BERARTI INFORMASI ITU TERBEBAS DARI KESALAHAN ATAU BIAS. PENDEK KATA, KITA DAPAT BERGANTUNG PADA INFORMASI TERSEBUT. AGAR DAPAT DIANDALKAN, INFORMASI AKUNTANSI HARUS DAPAT DIVERIFIKASI. KITA HARUS DAPAT MEMBUKTIKAN BAHWA INFORMASI TERSEBUT TERBEBAS DARI KESALAHAN ATAU BIAS. INFORMASI TERSEBUT JUGA HARUS MERUPAKAN PENYAJIAN YANG JUJUR ATAS APA YANG SEHARUSNYA. INFORMASI TERSEBUT HARUS BERDASARKAN FAKTA. INFORMASI TERSEBUT TIDAK BOLEH DIPILIH, DIBUAT, ATAU DISAJIKAN SESUAI DENGAN KEINGINAN PIHAK TERTENTU DIATAS KEPENTINGAN YANG LAINYA. UNR=TUK MENJAMIN KEANDALAN, AKUNTAN PUBLIK BERSERTIFIKAT DAPAT MELAKUKAN AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN.

DAPAT DIBANDINGKAN
INFORMASI AKUNTANSI TENTANG PERUSAHAAN PALING BERGUNA KETIKA DAPAT DIBANDINGKAN DENGAN INFORMASI AKUNTANSI TENTANG PERUSAHAAN LAINYA. PERBANDINGAN ATAU KOMPARABILITAS DIHASILKAN KETIKA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG BERBEDA MENGGUNAKAN PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG SAMA.
SECAR KONSEPTUAL, PERBANDINGAN JUGA HARUS MEMPERLUAS METODE YANG DIGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN DALAM MEMATUHI PRINSIP AKUNTANSI. METODE-METODE AKUNTANSI MENCAKUP METODE BIAYA PERSEDIAAN LIFO & FIFO, SERTA BERBAGAI METODE DEPRESIASI. PADA TITIK INI, PERBANDINGAN METODE TIDAK DIPERLUKAN, BAHKAN PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INDUSTRI YANG SAMA. SATU-SATUNYA KEBUTUHAN AKUNTANSI ADALAH SETIAP PERUSAHAAN HARUS MENGUNGKAPKAN METODE AKUNTANSI YANG DIGUNAKAN. DARI PENGUNGKAPAN TERSEBUT, PENGGUNA EXTERNAL DAPAT MENENTUKAN APAKAH INFORMASI KEUANGAN DAPAT DIBANDINGKAN.

KONSISTENSI
KONSISTENSI BERARTI PERUSAHAAN MENGGUNAKAN PRINSIP-PRINSIP DAN METODE AKUNTANSI YANG SAMA DARI TAHUN KE TAHUN. KETIKA INFORMASI KEUANGAN TELAH DILAPORKAN SECARA KONSISTEN, LAPORAN KEUANGAN MEMBOLEHKAN ANALISIS TREN YANG BERARTI DALAM PERUSAHAAN.
SEBUAH PERUSAHAAN DAPAT BERALIH KE METODE AKUNTANSI YANG BARU. UNTUK MELAKUKAN HAL TERSEBUT, MANAJEMEN HARUS MEMBENARKAN BAHWA METODE YANG BARU AKAN MENGHASILKAN INFORMASI KEUANGAN YANG BERARTI. PADA TAHUN DIMANA PERUBAHAN TERJADI, PERUBAHAN HARUS DIUNGKAPKAN PADA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN. PENGUNGKAPAN TERSEBUT MEMBUAT PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN WASPADA TERHADAP KURANGNYA KONSISTENSI.

C. ELEMEN-ELEMEN LAPORAN KEUANGAN
BAGIAN YANG PENTING DARI KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI ADALAH SEPERANGKAT DEFINISI YANG MENGGAMBARKAN ISTILAH-ISTILAH DASRA YANG DIGUNAKAN DALAM AKUNTANSI. FASB MENGACU PADA SEPERANGKAT DEFINISI INI SEBAGAI ELEMEN-ELEMEN LAPORAN KEUANGAN (ELEMENTS OF FINANCIAL STATEMENT). ELEMEN-ELEMEN INI MENCAKUP BEBERAPA ISTILAH SEPERTI ASET, KEWAJIBAN, EKUITAS, PENDAPATAN, DAN BEBAN.
OLEH KARENA ITU ELEMEN-ELEMEN INI SANGAT PENTING, MENJADI PENTING BAHWA MEREKA HARUS DIBATASI DENGAN TEPAT DAN DITERAPKAN SECARA UNIVERSAL. MENEMUKAN DEFINISI YANG PANTAS UNTUK SEBAGIAN BESAR DARI ELEMEN INI TIDAKLAH MUDAH. SEBAGI CONTOH, HARUSKAH NILAI KARYAWAN PERUSAHAAN DILAPORKAN SEBAGAI ASET DI NERACA? HARUSKAH KEMATIAN DIREKTUR PERUSAHAAN DILAPORKAN SEBAGAI KERUGIAN? SEPERANGKAT DEFINISI YANG BAIK HARUS MEMBERIKAN JAWABAN ATAS PERTANYAAN INI.

D. PANDUAN-PANDUAN ENGOPERASIAN
TUJUAN-TUJUAN DARI LAPORAN KEUANGAN SANGATLAH LUAS. OLEH KARENA PARA AKUNTAN YANG BERPRAKTIK HARUS MEMECAHKAN MASALAH-MASALAH DALAM PRAKTIKNYA, DIBUTUHKAN PANDUAN YANG LEBIH RINCI. PADA KERANGKA KONSEPTUAL, FASB MENGAKUI KEBUTUHAN AKAN PANDUAN PENGOPERASIAN. KITA MENGELOMPOKAN TIGA PANDUAN YAITU ASUMSI, PRINSIP, DAN KENDALA. PANDUAN-PANDUAN INI TELAH DIBUAT DENGAN BAIK DAN DITERIMA DALAM AKUNTANSI.
ASUMSI (ASSUMPTION) MERUPAKAN DASAR BAGI PROSES AKUNTANSI.
ASUMSI DIBAGI MENJADI 4 YAITU:
  • ASUMSI UNIT MONETER (MONETARY UNIT ASSUMPTION)
  • ASUMSI ENTITAS EKONOMI (ECONOMIC ENTITY ASSUMPTION)
  • ASUMSI PERIODE WAKTU (TIME PERIOD ASSUMPTION)
  • ASUMSI KELANGSUNGAN USAHA (GOING CONCERN ASSUMPTION)
PRINSIP (PRINCIPLE) MERUPAKAN ATURAN KHUSUS YANG MENINDIKASIKAN BAGAIMANA KEJADIAN-KEJADIAN EKONOMI HARUS DILAPORKAN DALAM PROSES AKUNTANSI.
PRINSIP DALAM AKUNTANSI DIBAGU MENJADI 4 YAITU:
  • PRINSIP PENGAKUAN PENDAPATAN (REVENUE RECOGNITION PRNCIPLE)
  • PRINSIP PENANDINGAN (PENGAKUAN BEBAN)
  • PRINSIP PENGUNGKAPAN PENUH (FULL DISCLOSURE PRINCIPLE)
  • PRINSIP BIAYA (COST PRINCIPLE) 
KENDALA DALAM AKUNTANSI
KENDALA MEMBOLEHKAN SEBUAH PERUSAHAAN UNTUK MEMODIFIKASI PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM TANPA MENGURANGI KEGUNAAN DARI INFORMASI YANG DILAPORKAN KENDALA-KENDALA INI ADALAH MATERIALITAS DAN KONSERVATISME.

MATERIALITAS
MATERIALITAS BERKAITAN DENGAN DAMPAK SUATU POS TERHADAP KONDISI KEUANGAN DAN OPERASIONAL PERUSAHAAN SECARA KESELURUHAN. SUATU POS DISEBUT MATERIAL KETIKA MEMILIKI KEMUNGKINAN UNTUK MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTOR ATAU KREDITOR YANG JUJUR. POS TERSEBUT MENJADI TIDAK MATERIAL JIKA TIDAK MEMILIKI DAMPAK TERHADAP PEMBUAT KEPUTUSAN. PENDEK KATA, JIKA POS TERSEBUT TIDAK MEMBUAT PERBEDAAN PADA PEMBUATAN KEPUTUSAN, GAAP TIDAK HARUS DIIKUTI. UNTUK MENENTUKAN MATERIALITAS DARI JUMLAH, AKUNTAN BIASANYA MEMBANDINGKANYA DENGAN POS TERTENTU SEPERTI TOTAL ASET, KEWAJIBAN, DAN LABA BERSIH.

KONSERVATISME
 KENDALA KONSERVATIRME (CONSERVATISM) MENYATAKAN BAHWA KETIKA SEORANG AKUNTAN DALAM KERAGUAN,SEBAIKNYA AKUNTAN TERSEBUT MEMILIH METODE YANG NAMPAKNYA PALING TIDAK MUNGKIN UNTUK MENYAJIKAN TERLALU TINGGI ATAS ASET DAN LABA. HAL INI BUKAN BERARTI ASET DAN LABA DISAJIKAN TERLALU RENDAH. KONSERVATISME MEMBERIKAN PANDUAN YANG BERALASAN UNTUK SITUASI-SITUASI SULIT: "JANGAN MENYAJIKAN TERLALU TINGGI ATAS ASET DAN LABA".



SUMBER: ACCOUNTING PRINCIPLES (JERRY. J. WEYGANDT, DONALD E. KIESO, PAUL D. KIMMEL)











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar