Tes TOEFL merupakan salah satu tes untuk mengetahui sejauh mana kemampuan
bahasa inggris kita. Tes ini memiliki banyak kegunaan seperti jika seseorang
ingin keluar negeri atau bekerja diluar negeri, ia harus mengetahui kemampuan
bahasa inggrisnya terlebih dahulu. Salah satunya ialah dengan tes TOEFL ini.
Tes ini merupakan syarat mutlak bagi orang yang ingin bekerja diluar negeri
atau bekerja di perusahaan asing karena dengan memiliki skor TOEFL dengan skor
tertentu kita bisa bekerja di perusahaan asing atau bekerja diluar negeri.
Rabu, 19 Maret 2014
Senin, 30 Desember 2013
TUGAS SOFTSKILL B. INDONESIA-CERPEN
CERPEN
BALADA KEHIDUPAN ANAK MUDA
BALADA KEHIDUPAN ANAK MUDA
Oleh:
fahmi
Seorang mahasiswa berperawakan yang
agak “kurus”, di salah satu perguruan tinggi swasta di Bekasi yang sedang
asiknya bermain dan bercanda gurau dengan teman-temanya, hiruk-pikuk suara
kendaraan bercampur dengan padatnya suasana membuat kehidupan dikampus serasa
berbeda dengan dirumah. Segera bergegas menuju padatnya suatu tempat, menuju
tempat menimba ilmu, tempat untuk menemukan hal-hal baru, tempat untuk bertukar
pikiran dengan yang lainya, juga tempat berdesak-desakan ria seperti berada di
kerumunan kaum-kaum intelek penerus bangsa ini. “Bu, aku pamit dulu, ayah aku
pamit yaa..” kata anak itu. “Iya nak hati-hati, jangan lupa bawa STNK, saat ini
sedang digalakan OPT..” pesan ibu kepada anaknya. “Hati-hati dijalan, jangan
ngebut, nyantai aja asal selamet..” pesan ayah kepada anaknya.
Anak muda itu segera bergegas menuju
tempat yang biasanya ia kunjungi, ia memulai hari dengan doa kepada sang Khalik
agar diberikan keselamatan. Setelah semua beres, ia segera menuju ke tempat
dengan segala macam hal bisa terjadi dan ia alami. “Kenapa jam segini ada
kemacetan, ngga biasanya..” kata anak muda itu sambil mengeluh keheranan, “Ahh
… lebih baik aku ambil jalan sini.
Setelah anak itu mengambil arah jalan
yang berbeda dari yang biasanya, ia terheran kenapa dijalan ini juga terjadi
kemacetan. “Ya ampuuun… kenapa lagi neeh, ada macet apaan lagi sih” kata anak
muda itu keheranan. “Kenapa dimana-mana selalu ada kemacetan. Ya sudahlah aku
lewat jalan ini aja.
Setelah jalur alternative yang ketiga
ini dilewati, masih terjadi kemacetan juga. “Astaga ga disangka jalur ini juga
macet.” Ya sudahlah aku pasrah saja.
Ternyata dari beberapa jalur yang ia
lewati yang langsung menembus kearah jalan besar menuju kampus, disanalah
terjadi hal-hal yang tak terduga yang tak biasanya terjadi. “Yaa ampuuun, jadi
ini sumber kemacetan panjang, ada OVJ Road show di jalan ini, aku baru ingat
kalo mereka bakal lewat jalan ini untuk menyapa warga sekitar, haha..” kata
anak muda itu tertawa kegirangan.
Setelah melewati jalur yang ramai
itu, ia langsung menuju ke kampusnya. “Bro tadi ane liat rombongan anak-anak
OVJ roadshow, rame banget yang nonton, bikin jalanan jadi macet.” Lalu temanya
yang berperawakan turunan Arab membalasnya. “Ia bos ane juga liat, kaga bisa
jalan tadi ane gara-gara warga pada turun kejalan Cuma liat begituan doing.”
Setelah mereka berdua mengobrol
bareng, dosen yang ditunggu pu tiba. “Selamat siang semuanya.” Kata dosen.
“Siang Bu.” Kata anak-anak membalas. “Hari ini kita kuis ya..” kata dosen itu
dengan nada yang agak menakutkan. Sontak semua berbicara, “yaaahhh bu belom
belajar nih. Lalu dosen melanjutkan, “kalian itu mahasiswa, harus siap dengan
keadaan yang tak terduga.” Kata dosen itu dengan nada yg mulai meninggi. Lalu
kuis dadakan pun dimulai dan anak-anak pun mulai pada menyobek kertas, ada pula
yang meminjam sana-sini.
Kuis pun berakhir, dan mata kuliah
itu juga berakhir yang menandakan kegiatan perkuliahan telah berakhir. Ia dan
temanya yang berperawakan seperti orang arab pergi menuju kantin dan dengan
santainya mereka berdua jalan. Sesampainya dikantin, mereka berdua mencari
tempat makanan favoritnya. “Bro kita makan dimana?” kata ia dengan nada akrab.
“Kita makan ditempat biasa aja” kata pria yang berpenampilan seperti orang arab
itu. Sesampainya disana, mereka berdua melihat teman-teman mereka sedang asik
nongkrong, ada yang makan, ngerokok juga ada, akhirnya mereka berdua menuju ke
teman-temannya.
“Woy bos lagi ngapain disini, kenapa
tadi ga masuk kelas, padahal tadi kan ada kuis…?”
“Hah serius !!” kata temannya
membalas.
“Ia. Lagian tadi ente kemana ga masuk
kelas, ga ada kabar sama sekali !!”
“Yah biasa lah lagi ada urusan…hehe…”
katanya sambil tertawa kegelian.
“Ya elah gaya mulu lu kecebong” kata
pria yang berperawakan seperti orang Tim-Teng.
“Hahaha…iya gue lagi males masuk
matkul dia, dosenya killer bikin bulu kuduk ane berdiri”
“Ya elah lu kecebong gitu aje takut,
duduk samping gue, dijamin aman hehe..”kata pria timteng itu.
“ya udah duduk, pesen makanan gih,
biar gue yang bayar”
“Hah serius, gaya mulu lu kecebong”
“Iya gue serius, gue lagi dapet
rejeki sedikit”
“Asiiikkk dibayarin…” kata ia dengan
nada gembira.
“Idiihhh….boleh malak dari mane
ente?” kata pria timteng itu.
“Enak aja, ini gaji bulanan ane bos”
“Jiiiaahh sejak kapan ente bekerja,
dari mane tuh duit? Kata pria timteng itu.
“Ya elah lu banyak nanya, dari ortu
gue, puas lu???” dengan nada yang agak meninggi.
“Oh bagus lah kalo gitu, ane bisa
makan dengan tenang” kata pria timteng itu dengan nada merendah.
“Ya udah makan sana, abis itu kita
maen” katanya dengan nada menyombongkan diri.
Akhirnya mereka berdua ditraktir
makan, peristiwa yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Mereka makan dengan
teman-teman yang lainya yang sebelumnya sudah ada ditempat itu. Setelah mereka
berdua selesai makan, mereka semua pergi kesuatu tempat.
“Bang berapa ini dua?” kata teman
yang mentraktir itu.
“Semuanya jadi 15.000 mas” kata
abangnya.
“Nih uangnya”
“Iya terimakasih mas”
“Sama-sama bang”
“Bro kita mau kemana??”
“Iya nih kita mau dibawa kemana??”
“Kita nonton yuk, udah lama juga gue
ga nonton , gimana?”
“Ya udah, bayarin lagi ye hehehe…”
kata pria itu.
“Ya elah lu matre amat, baru gue
traktir makan aja udah ketagihan minta ditraktir yang lain, ya udah gue traktir
lu berdua” kata temanya dengan nada yang meninggi.
“Asik terima kasih om” kata pria
timteng itu.
Sesampainya di salah satu mall di
bekasi, akhirnya mereka nonton dan sepertinya mereka bertiga sangat menikmati
perjalanan. Disepanjang perjalanan mereka bertiga selalu tertawa bersama
membicarakan hal-hal lucu dan juga aneh seputar kehidupan dikampus. Setibanya
dilantai paling atas, akhirnya mereka memesan tiket.
“Bos kita mau nonton apa??
“Kita nonton horor yang itu aja
gimana?”
“Ahhh jangan, udah basi?” kata pria
arab itu.
“Ya udah nonton drama percintaan itu
aja, keren deh pokoknya, kombinasi drama dan komedi” kata pria yang mentraktir
itu.
“Ohh ya udah, gue sih terserah bos
kita ini aja” kata pria arab itu.
Akhirnya mereka bertiga menonton
drama komedi percintaan. Mereka sepertinya sangat menikmati film tersebut.
Setelah film usai, mereka bertiga dan
penonton yang lainya bergegas menuju pintu keluar. Suasana yang begitu ramai
membuat mereka agak kurang nyaman. Namun wajah ceria tampak dari wajah mereka
bertiga.
“Terimakasih om udah ditraktir
nonton” kata pria timteng itu.
“Iya bos makasih ya udah ditraktir
nonton, gue tunggu traktiran selanjutnya”
“Iya sama-sama, yang penting kita
bisa saling berbagi “ kata pria yang mentraktir itu.
“Wah ga kerasa udah malem aja, ya
udah balik yu udah malem nih” kata pria yang mentraktir itu.
“Oke bos hati-hati dijalan” kata pria
timteng itu.
Akhirnya mereka bertiga bergegas pulang,
setelah aktivitas yang penuh dengan warna ini dari pagi hingga malam, pria itu
pulang menuju rumahnya. Hal-hal seperti inilah yang pada umumnya dijalani oleh
anak-anak muda jaman sekarang. Ngumpul bareng teman merupakan hal yang paling
berarti dalam kehidupan anak muda jaman
sekaran ini.
Selasa, 03 Desember 2013
TUGAS SOFTSKILL B. INDONESIA - JENIS-JENIS PARAGRAF
Di dalam bahasa Indonesia, terdapat beberapa jenis paragraf yaitu:
1. Paragraf argumentasi
2. Paragraf eksposisi
3. Paragraf deskripsi
4. Paragraf persuasi
5. Paragraf naratif
A. PARAGRAF ARGUMENTASI
Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi ide/gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca.
Ciri-ciri paragraf argumentasi
- bersifat nonfiksi /ilmiah
- bertujuan menyakinkan orang lain bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran
- dilengkapi bukti-bukti berupa data, tabel, gambar dll
- ditutup dengan kesimpulan
POLA PENGEMBANGAN SEBAB – AKIBAT adalah
paragraf yang mula-mula bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap
sebagai sebab yang diketahui lalu bergerak maju menuju pada suatu
kesimpulan sebagai efek akibat.Ditandai dengan kata – kata sebab,
karena, disebabkan, dikarenakan dll.
POLA PENGEMBANGAN AKIBAT- SEBAB adalah paragraf yang mula-mula
bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai akibat yang
diketahui. Kemudian bergerak menuju sebab-sebab yang mungkin telah
menimbulkan akibat tadi. CONTOH PARAGRAF ARGUMENTASI
1. Pola pengembangan sebab-akibat
Pencemaran lingkungan hampir terjadi di
seluruh Indonesia, terutama di kota-kota besar. Pencemaran itu, antara
lain, polusi udara dari kendaraan bermotor yang jumlahnya semakin
banyak, pembuangan limbah industri dari pabrik-pabrik yang tidak sesuai
dengan prosedur, dan ulah masyarakat sendiri yang sering membuang sampah
sembarangan . Pencemaran tersebut dapat mengakibatkan kerugian yang
cukup besar. Misalnya udara menjadi kotor dan tidak sehat, menyebarnya
berbagai virus dan bakteri atau menjangkitnya wabah penyakit, serta
bencana banjir karena saluran-saluran air tersumbat oleh sampah.
2. Pola pengembangan akibat-sebab
Jumlah anak jalanan di kota-kota besar
semakin hari semakin bertambah. Mereka memenuhi jalan-jalan utama di
pusat kota dengan segala tingkah dan aksinya. Berbagai macam cara mereka
lakukan agar dapat bertahan hidup di jalanan, dari cara yang sopan
hingga yang paling brutal. Mereka berkeliaran di jalan dan mencari hidup
dengan cara meminta-minta. Fenomena seperti ini mulai tampak menggejala
ketika krisis ekonomi melanda negara kita. Krisis yang berkepanjangan
menjadi penyebab kesulitan hidup di segala sektor/bidang.
B. PARAGRAF DESKRIPSI
Paragraf deskripsi adalah paragraf yang
melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan tujuan agar pembaca
seakan-akan bisa melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua yang
ditulis oleh penulis
CIRI-CIRI PARAGRAF DESKRIPSI
Menggambarkan /melukiskan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dll)
Bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek
MACAM /POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF DESKRIPSI
Deskripsi objektif adalah paragraf deskripsi yang dalam penggambaran objeknya tidak disertai dengan opini penulis
Deskripsi subjektif adalah paragraf deskripsi yang dalam penggambaran objeknya disertai dengan opini penulis
Deskripsi spasial adalah paragraf yang menggambarkan objek secara detail khususnya ruangan, benda,atau tempat
Deskripsi waktu adalah paragraf yang dikembangkan berdasarkan waktu peristiwa cerita tersebut
CONTOH-CONTOH PARAGRAF DESKRIPSI- Lapisan ozon menipis. Hutan-hutan tropis mulai meranggas. Gurun makin luas. Akibatnya suhu bumi meningkat, cuaca tidak menentu, dan bencana alam makin sering datang. Kesimpulannya, bumi makin kritis. Siapa sesungguhnya yang berperan dalam menjadikan planet bumi ini menjadi demikian ? Jawabnya tentu manusia sendiri! (Deskripsi subjektif)
2. Dia memakai rok
panjang warna cokelat. Betapa sesuai benar dengan warna blus panjangnya.
Rok dan blusnya seakan-akan menambah keanggunan pribadinya. Jalannya
sungguh santun memikat hati orang yang memandang ( Deskripsi subjektif)
3. Pantai Nusa Penida
memiliki tata keindahan alam yang menarik, khususnya bagi wisatawan yang
mendambakan suasana nyaman, tenang, jauh dari kebisingan kota.
Pohon-pohonnya rindang. Bentangan lautnya luas. Bagi penyelam , Pantai
Nusa Penida juga menawarkan keindahan ikan laut yang sedang berenang.
Pemda Bali harus menata dan mengelola Pantai Nusa Penida sebagai tujuan
wisata alternatif( Deskripsi objektif/tempat )
4. Jika diumpamakan
permata, pesona pantai Nusa Penida bak mutiara yang memantulkan cahaya
putih kekuning-kuningan, namun jika diibaratkan gadis maka pesonanya
laksana sosok perawan kencur. Kiasan tersebut sepintas memang
kedengarannya seperti berlebihan, namun itulah sesungguhnya kata yang
paling tepat untuk menggambarkan pesona alam Pantai Nusa penida.
(Deskripsi subjektif/tempat)
5. Dalam waktu yang
tidak lama. Aku mencoba melirik orang-orang di sekelilingku. Di sebelah
kiriku, seorang gadis cantik berambut panjang. Sambil melirik,
kuperhatikan dia. Gadis itu berambut pirang, berkulit kuning, dan
berbibir tipis ( deskripsi objektif)
6. Tidak lama. Dengan
rasa penasaran, kucoba melirik orang-orang di sekelilingku. Di sebelah
kiriku, seorang gadis berambut panjang menarik hatiku. Sambil melirik,
kuperhatikan dia. Rambutnya pirang, rambutnya kuning indah, matanya
memandang sayu, ditambah dengan bibirnya yang tipis, dia membuat
jantungku berdetak hebat. Rasanya, aku mengenalnya. Tapi di mana ?
(deskripsi subjektif)
7. Sungai ciliwung
terletak di Jakarta. Sungai ini mengalir di seluruh Jakarta. Sayangnya,
Sungai Ciliwung dipenuhi tumpukan sampah. Tumpukan sampah di sungai
dihinggapi lalat. Lalat-lalat itu selalu berterbangan ke perumahan warga
dan membawa berbagai macam penyakit. Selain itu tumpukan sampah juga
menebarkan bau yang sangat menyengat. Sungguh pemandangan yang sangat
menyedihkan (Deskripsi spasial)
C. PARAGRAF EKSPOSITIF
PENGERTIAN PARAGRAF EKSPOSITIF/EKSPOSISI
Paragraf ekspositif
adalah paragraf yang bertujuan untuk menjelaskan dan menerangkan sesuatu
permasalahan kepada pembaca agar pembaca mendapat gambaran yang
sejelas-jelasnya tentang sesuatu permasalahan yang dimaksud pengarang
CIRI-CIRI PARAGRAF EKSPOSITIF
- bersifat nonfiksi/ilmiah
- bertujuan menjelaskan/memaparkan
- berdasarkan fakta
- tidak bermaksud mempengaruhi
MACAM/POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF EKSPOSITIF
– pola umum-khusus (deduksi)
Adalah paragraf yang dimulai dari hal –hal yang bersifat umum kemudian menjelaskan dengan kalimat –kalimat pendukung yang khusus
- pola khusus-umum (induksi)
Adalah paragraf yang dimulai dari hal-hal yang bersifat khusus kemudian menjelaskan dengan kalimat-kalimat yang bersifat umum
- pola perbandingan
Adalah paragraf yang
membandingkan dengan hal yang lain, berdasarkan unsur kesamaan dan
perbedaan, kerugian dengan keuntungan, kelebihan dengan kekurangan. Kata
hubung (jika dibandingkan dengan, seperti halnya,demikian juga, sama
dengan,selaras dengan,sesuai dengan)
- pola pertentangan/kontras
Adalah paragraf yang
mempertentangkan dengan gagasan lain. Kata hubung (biarpun,
walaupun,berbeda,berbeda dengan, akan tetapi, sebaliknya, melainkan,
namun, meskipun begitu)
- pola analogi
Adalah paragraf yang
menunjukkan kesamaan-kesamaan antara dua hal yang berlainan kelasnya
tetapi tetap memperhatikan kesamaan segi /fungsi dari kedua hal tadi
sebagai ilustrasi
- pola pengembangan proses
Adalah pola pengembangan paragraf yang ide pokok paragrafnya disusun berdasarkan urutan proses terjadinya sesuatu
- pola pengembangan klasifikasi
Adalah pola pengembangan paragraf dengan cara mengelompokkan barang-barang yang dianggap mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu
- pola pengembangan contoh/ilustrasi
Adalah paragraf yang
berfungsi untuk memperjelas suatu uraian, khususnya uraian yang bersifat
abstrak. Kata penghubung (contohnya, umpamanya,misalnya)
- pola pengembangan difinisi
Adalah paragraf yang
berupa pengertian atau istilah yang terkandung dalam kalimat topik
memerlukan penjelasan panjang lebar agar tepat maknanya dilengkapi oleh
pembaca
- pola sebab akibat
Adalah pola
pengembangan dimana sebab bisa bertindak sebagai gagasan utama,
sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Atau sebaliknya,
akibat sebagai gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat
itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya
CONTOH-CONTOH PARAGRAF EKSPOSITIF
1. Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen murni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah.Ozone therapy
merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk
menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah
penyakit.(pola pengembangan definisi)
2. Sampai hari ke-8,
bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini
terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di Desa
Piyungan. Sampai saat ini, warga Desa Piyungan hanya makan singkong.
Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan
nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan dibalik
reruntuhan bangunan. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan
pemerintah kurang merata. (pola pengembangan contoh)
3. Pemerintah akan
memberikan bantuan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan
pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan tingkat
kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapatkan bantuan
sekitar 10 juta.warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan
sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapatkan sekitar 30
juta . Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa
setempat dengan pengawalan dari pihak LSM (pola pengembangan
klasifikasi)
4. Struktur suatu
karangan atau buku pada hakikatnya mirip atau sama dengan suatu pohon.
Bila pohon dapat diuraikan menjadi batang, dahan, ranting, dan daun,
maka karangan atau buku dapat diuraikan menjadi tubuh karangan, bab, sub
– bab, dan paragraf. Tubuh karangan sebanding dengan batang, bab
sebanding dengan dahan, sub-bab sebanding dengan ranting, dan paragraf
sebanding dengan daun.(pola pengembangan analogi)
5.Seorang bayi
dilahirkan dalam keadaan suci seperti kertas putih. Bayi akan dibentuk
pribadinya sesuai dengan didikan yang diterimanya seperti kertas dapat
diisi dengan berbagai hal sesuai dengan keinginan pemiliknya. Bila bayi
dididik dengan baik seperti kertas yang terisi dengan hal-hal yang
bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.Jadi, membentuk kepribadian
baik seorang anak ibarat menulisi kertas putih dengan hal-hal yang
bermanfaat (analogi)
6. Lagu-lagu tersebut
kurang memperhatikan nilai yang ingin ditanamkan paa diri anak dan lebih
memperhatikan kebutuhan pasar. Jadi, temanya bersifat temporer karena
mengikuti perubahan selera pasar. Unsur kesamaan yang masih ditemukan
dalam kedua kelompok lagu ini ialah para pencipta lagu masih berusaha
menciptakan irama yang gembira dan ritme yang sederhana, seperti dalam
kehidupan anak-anak itu sendiri. (pola pengembangan perbandingan)
D. PARAGRAF PERSUASIF
PENGERTIAN PARAGRAF PERSUASIF
Paragraf persuasif
adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk seseorang atau
pembaca agar melaksanakan /menerima keinginan penulis
CIRI-CIRI PARAGRAF PERSUASIF
- ada fakta/bukti untuk mempengaruhi/membujuk pembaca
- bertujuan mendorong, mempengaruhi dan membujuk pembaca
- menggunakan bahasa secara menarik untuk memberikan sugesti (kesan) kepada pembaca
CONTOH-CONTOH PARAGRAF PERSUASI
1. Beras organik lebih
menguntungkan daripada beras nonorganik . Mutu beras organik lebih
sehat , awet, dan lebih enak. Selain itu, beras organik tidak mencemari
lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia.Keuntungan yang didapat
para petani beras organik juga lebih tinggi. Petani beras organik
mendapatkan keuntungan 34 % dari biaya prduksi, sedangkan petani beras
nonorganik hanya mendapat keuntungan 16 % dari biaya produksi. Oleh
karena itu, mari kita bertani dengan cara organik agar lebih
mnguntungkan dan dapat meningkatkan taraf hidup.
2. Tidak dapat
disangkal bahwa praktik berpidato menjadi semacam “obat kuat’ untuk
membangun rasa percaya diri. Jika rasa percaya diri itu sudah besar,
kita dapat tampil tenang tanpa digoda rasa malu, takut, dan grogi.
Ketenangan inilah yang menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan
pidato. Oleh karena itu, marilah kita melaksanakn praktik berpidato agar
kita segera memperoleh keterampilan atau bahkan kemahiran berpidato.
E. PARAGRAF NARATIF
Paragraf naratif adalah suatu bentuk paragraf yang menceritakan serangkaian peristiwa yang disusun menurut urutan waktu terjadinya
Ciri-ciri paragraf naratif
- Ada tokoh, tempat, waktu, dan suasana yang diceritakan
- Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
- Tidak hanya terdapat dalam karya fiksi (
cerpen,novel,roman) tetapi juga terdapat dalam tulisan nonfiksi
(biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,riwayat perjalanan)
Macam / pola pengembangan paragraf naratif
- Narasi ekspositoris/nonfiksi/informatif adalah cerita yang benar-benar terjadi (cerita kepahlawanan, sejarah, biografi/otobiografi, cerita nyata dalam surat kabar)
- Narasi sugestif/fiksi/artistik adalah cerita yang menonjolkan khayalan sehingga pembaca terkesan dan tertarik dan seakan-akan terhayut,bahkan merasa mengalami cerita tersebut( cerpen, novel dll)
- Pernah suatu ketika aku bermimpi bertemu seorang kakek berjenggot panjang yang menyuruhku untuk pergi ke arah timur . Aku tidak mengerti apa maksudnya. Sesudah bangun , keinginan untuk memenuhi perintah si kakek itu seperti tidak terbendung. Aku harus pergi ke arah timur. Timur…timur mana ? Jakarta Timur? ……( Narasi sugestif)
2. Patih Pranggulang
menghunus pedangnya. Ia mengayunkan pedang itu dengan cepat ke tubuh
Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu
jatuh ke tanah. Patih Pranggulang memungut pedang dan membacokkan lagi
ke tubuh Tunjungsekar.Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu.
Akan tetapi semuanya gagal (Narasi sugestif)
3. Hari-hariku sebagai
pekerja perempuan di perusahaan industri makanan olahan sangat padat
dan melelahkan. Bayangkan pagi-pagi sekali aku harus bangun dan
menyiapkan sarapan anak-anakku. Sebelumnya, aku tentu harus memandikan
mereka karena anak-anakku masih kecil. Sambil aku ganti baju kerja, aku
sempatkan menyuapi anakku yang paling kecil. Setelah beres urusan rumah,
segera aku berlari untuk mengejar angkutan yang mengangkutku ke jalan
raya yang dilalui bus.(Narasi ekspositoris)
4. Ratusan warga
mengalami keracunan. Musibah itu terjadi enam jam setelah mereka
menikmati hidangan dalam hajatan sunatan di rumah Slamet Riyadi (38),
warga Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah. Sekitar 200 penduduk dari beberapa desa dibawa ke rumah sakit di
puskesmas. Tak ada korban meninggal dalam musibah tersebut. ( Narasi
ekspositoris)
SUMBER: http://jelajahduniabahasa.wordpress.com/2011/04/14/jenis-jenis-paragraf/
Senin, 28 Oktober 2013
ISTILAH-ISTILAH DALAM AKUNTANSI
BONUS: Kompensasi kepada manajemen dan personel lainya,
berdasarkan factor-faktor seperti peningkatan penjualan atau jumlah penghasilan
bersih.
Contingent liability (kewajiban kontijensi): kewajiban
potensial yg mungkin akan terjadi kewajiban actual di masa depan.
Current ratio (rasio lancer): sebuah pengukuran atas
likuiditas perusahaan, dihitung dengan cara asset lancer dibagi dengan
kewajiban jangka pendek.
TUGAS SOFTSKILL B. INDONESIA-KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI (INDUKTIF)
Inflasi, pengangguran, siklus
ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan factor-faktor lainya merupakan aspek yang
mendukung peningkatan perekonomian yang lebih baik. Seperti inflasi, inflasi
adalah kenaikan harga-harga barang secara umum dan berlangsung secara menerus.
Hal ini terjadi karena permintaan agregat lebih besar daripada penawaran
agregat yang secara otomatis akan mengalami inflasi. Jika inflasi sudah
terjadi, maka pertumbuhan ekonomi akan sulit untuk dicapai. Karena salah satu
factor terpenting dalam kemajuan perekonomian suatu bangsa adalah factor
inflasi.
Kamis, 03 Oktober 2013
TUGAS SOFTSKILL B. INDONESIA - PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI
KONDISI PEREKONOMIAN
INDONESIA SAAT INI (DEDUKTIF)
Kondisi perekonomian suatu
bangsa banyak dipengaruhi oleh beberapa factor, salah satu factor yang
terpenting adalah factor inflasi suatu Negara. Inflasi adalah fenomena kenaikan
harga-harga barang secara umum dan menyeluruh serta berlangsung terus menerus.
Inflasi terjadi jika permintaan agregat melebihi penawaran agregat. Artinya
permintaan akan baran-barang kebutuhan melebihi jumlah barang yang ditawarkan
atau yang tersedia. Sudah dipastikan jika hal terebut terjadi maka inflasi akan
melanda perokonomian suatu bangsa. Juga factor-faktor lain seperti pertumbuhan
ekonomi, siklus ekonomi, dan pengangguran turut serta dalam mempengaruhi
kondisi perekonomian.
Selasa, 30 Juli 2013
Langganan:
Postingan (Atom)